Minggu, 07 Desember 2014

Tokoh-tokoh Dalam Cerita



Dalam cerita pasti ada tokoh utama. Supaya seru, tokoh cerita perlu penghalang dan perlu bantuan untuk sampai ke akhir cerita. Itulah fungsi tokoh pembantu. Siapa saja tokoh-tokoh dalam cerita ?
Tokoh Utama
Tokoh utama adalah tokoh yang menjadi fokus cerita. Tokoh utama inilah yang menginginkan sesuatu, tetapi terhalang masalah. Ia juga yang mencoba berbagai cara untuk mengatasi masalah, sampai akhirnya berhasil mendapat penyelesaian untuk masalahnya.
Misalnya, dalam cerita Harry Potter. Kita semua mengikuti perjalanan Harry Potter sampai mengalahkan Voldemort.
Biasanya, tokoh utama ini punya kekurangan yang harus diatasi supaya dia bisa menyelesaikan masalahnya. Contoh sederhananya, Sally, si Penakut, harus mengatasi rasa takutnya pada gelap untuk bisa menyelamatkan anak kucing kesayangannya.
Tokoh Antagonis
Tokoh antagonis ini ialah tokoh yang menghalangi tokoh utama mencapai tujuan utamanya.
Misalnya, Annie ingin sekali mendapat peran utama dalam pertunjukan balet “Sepatu Merah”, tetapi Lydia juga ingin mendapatkan peran utama itu. Masalahnya Bu Vina, guru balet Annie dan Lydia, kayaknya sangat menyukai tarian Lydia. Lydia dipuji-puji terus!
Psst… tokoh antagonis itu tidak mesti jahat, seperti Voldemort di cerita Harry Potter, lo. Malah banyak juga tokoh antagonis yang sepertinya saingan, tetapi ternyata baik hati.
Tokoh Sekutu
Sesuai dengan namanya, tokoh sekutu ini biasanya bersekutu dengan tokoh utama. Ia menolong tokoh utama mencapai tujuannya. Yap, seperti Hermione dan Ron yang setia menolong Harry Potter saat melawan Voldemort.
Tokoh Pembimbing
Duh, lagi-lagi Nenek akan mengambil contoh dari cerita Harry Potter, nih. Tetapi memang sebaiknya dalam cerita ada tokoh pembimbingnya. Biasanya berupa orang dewasa yang bijak.
Seperti namanya, tentu saja, tugasnya membimbing tokoh utama. Nah, bisa ditebak siapa contoh tokoh pembimbing di cerita Harry Potter? Betul, Albus Dumbledore!
Tokoh Lucu
Seringkali kita membuat cerita yang terlalu serius. Nah, tokoh lucu bisa membantu membuat cerita kita menjadi lebih ringan dan lucu.
Kamu tahu film Shrek? Tokoh Donkey, teman Shrek, itu lucu sekali, kan? Penonton jadi tertawa-tawa melihat tingkahnya yang konyol.
Satu Orang, Dua Tiga Peran Terlampaui
Psst… seperti contoh Donkey juga, satu tokoh bisa memiliki dua peran. Selain sebagai tokoh lucu, Donkey juga berperan sebagai tokoh sekutu bagi Shrek.

Kita juga bisa bermain-main dan membuat pembaca terkejut. Yap, bisa saja, lo, tokoh yang tampaknya tokoh sekutu atau tokoh pembimbing, ternyata tokoh antagonis! Huiii… Seru, kan!

 Cukup sampai di sini dulu ya . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar